Sabtu, 20 Maret 2010

Kisah penjaga persimpangan

Alkisah dahulu kala di jaman kerajaan "Tirtalingga", setiap persimpangan ( satu jalan bercabang jadi dua )  selalu di jaga oleh prajurit kerajaan. Hal ini dimaksudkan untuk memberi pelayanan terhadap rakyat terutama para pedagang agar tidak tersesat menuju tempat tujuannya. Kisah ini dimulai dari satu persimpangan yg dijaga oleh 2 saudara kembar yg unik,karena mereka adalah saudara kembar yg secara fisik identik (tidak bisa dibedakan ), tetapi mempunyai sifat yg sangat bertolak belakang, bagaikan siang dan malam, bumi dan langit.
Yang satu mempunyai sifat jujur, apa yg dikatakannya selalu jujur, fakta, apa adanya. Sedang saudara kembarnya mempunyai sifat kebalikannya, yaitu pembohong. Apapun yg dikatakannya selalu bohong, tidak sesuai dengan faktanya, justru kebalikan dari yg sebenarnya.
Persimpangan jalan yg dijaga oleh kedua saudara kembar tersebut adalah satu menuju kota "Adhiyangga", sedang jalan satunya menuju kota "Adhisura".
Suatu hari ada rombongan pedagang yang akan menuju ke kota "Adhisura",sampailah mereka pada persimpangan jalan tersebut.Mereka berhenti untuk menemui penjaga guna menanyakan arah jalan menuju kota "Adhisura".Kebetulan penjaga yang ada cuma satu,mereka tidak tahu penjaga tersebut adalah penjaga yang jujur atau pembohong.

Pertanyaan dari cerita tebakpikir diatas adalah : "Dengan satu kalimat pertanyaan,Bagaimana pertanyaan yang harus dibuat oleh para pedagang agar siapapun penjaga yang ada,baik itu yang jujur atau pembohong akan menjawab sama sehingga mereka akan menuju arah yang benar yaitu kota "Adhisura"????????

0 komentar: